Sabtu, 10 Maret 2012

TRAINING K3 UNTUK OPERATOR FORKLIFT, BOILER, CRANE, ALAT ALAT BERAT

KOKAABI  ( KOMUNITAS KARYAWAN ALAT BERAT INDONESIA)  MEMPUNYAI AKTIVITAS BERAGAM SEPERTI: TRAINING K3,MENGURUS SIO,MEMPERPANJANG SIO, ,TRAINING CALON OPERATOR PEMULA,PENJUALAN SAFETY PRODUK. RECRUITMENT ,ORGANIZER PAMERAN BURSA KERJA, DAN ORGANIZER  PAMERAN    ALAT -ALAT BERAT, ,JUGA MEMPERTEMUKAN  KEPENTINGAN RENTAL DAN JUAL BELI ALAT BERAT,KAMI SUDAH PENGALAMAN DALAM  MENGERJAKAN PROGRAM CSR  DARI PERUSAHAAN LAIN  SEPERTI: PELATIHAN OPERATOR TINGKAT PEMULA, PENGGEMUKAN SAPI, PENANAMAN POHON JARAK, PENANAMAN KAYU JATI , dll


UNTUK BIDANG RECRUITMENT KOKAABI Mempertemukan Kepentingan Calon tenaga kerja dengan  Perusahaan-Perusahaan seperti  PerusahaanTambang, EPC, KONSTRUKSI, lOGISTIK, PERKEBUNAN PERKAPALAN,LOGGING dll.kami  Mempertemukan  mereka  guna mendapatkan kecocokan dalam proses recruitment tersebut.  calon karyawan mendapatkan  pekerjaan sesuai dengani keahliannya sedangkan perusahaan mendapatkan pegawai yang pas kualifikasinya


 
Bagi pelamar kerja yang ingin mendapatkan informasi tentang Pelatihan, dan   tentang bantuan  informasi lowongan pekerjaan , Termasuk untuk mengakses lowongan kerja ataupun perusahaan yang ingin membutuhkan tenaga kerja yang tersedia khususnya BIDANG ENGINEERING seperti operator dan Mekanik Alat berat.Engineer , dll.

KOKAABI  menjalin kerjasama dengan para pemangku kepentingan  TERMASUK perusahaan yang  akan melaksanakan Recruitment. KOKAABI  akan menjadi organizer yang  pas , kami KOKAABI  sanggup untuk melayani serta memenuhi kebutuhan akan Tenaga Kerja yang diperlukan oleh Pihak Pengguna Khususnya Bidang ENGINEERING seperti  Operator dan Mekanik alat berat dan bidang engineering lainnya..Kegiatan ini, pada prinsipnya mempersingkat jalur pertemuan antara Pencari Kerja dengan Pihak Pengguna Tenaga Kerja, yang akhirnya menghemat waktu, biaya dan tenaga.

KOKAABI ( Komunitas Karyawan  Alat berat Indonesia)melayani dan mempertemukan berbagai kepentingan baik dari Orang yang mau Dilatih, disertifikasi dan orang yang akan mencari kerja serta Perusahaan yang akan melakukan recruitment tenaga Kerja khusus YAITU engiuneering  seperti Operator Alat berat dan Mekanik alat dari Forklift, Tower crane,Wheeloader, exacavator, Mobile crane,dumptruck., TENAGA KERJA BIDANG ENGINEERING ini kami recruit melalui seleksi yang ketat. Termasauk psikotas dengan biaya Antara(300 000 perorang.( sarjana) dan 250.000 ( D3),  SLTA( 200.000).

Untuk Pencari Kerja

Dalam layanan ini menyediakan lowongan kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan perusahaan kami akan menampung data-data orang yang telah mendaftar dilayanan ini. Data-data yang diisikan harus lengkap dan sesuai agar mudah dihubungi. dengan adanya layanan ini, perusahaan kami akan mencari tempat pekerjaan yang sesuai dengan bidang yang dipilih pencari kerja khususnya bidang engineering  seperti  Operator alat berat dan Mekanik alat berat, engineer dll. Hal ini memudahkan pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan.Untuk anda yang ingin melamar pekerjaankhusus ENGINEERING  SEPERTI operator dan mekanik alat berat dapat mengakses pekerjaan lewat  kami.

SEGERA BERGABUNG  DENGAN KOKAABI ( KOMUNITAS KARYAWAN  ALAT BERAT INDONESIA)  MAKA  akan mendapatkan keuntungan .  KOKKABI AKAN  DI BENTUK MENJADI WADAH  RESMI KOPERASI.


Untuk  Menjadi anggota KOKAABI

 FOTO 4x6  2 LEMBAR
 Uang simpanan Pokok . 250.000 ( HANYA SEKALI BAYAR)
 DAN WAJIB 50.000 Perbulan selama 1 tahun
 FASILITAS: Mendapat Kartu anggota DAN KAOS
 MENJADI ANGGOTA KOPERASI KOKAABI


 
Kami KOKAABI ( Komunitas Karyawan Alat Berat Indonesia)  salah satu kegitan kami adalah membaantu recruitment BIDANG ENGINEERING seperti Operator Alat berat dan Mekanik alat berat., teknisi, maintenance, mekanik Engineeer dll.Pencarian tenaga kerja dan dibantu oleh team kami akan lakukan recruitement khusus BIDANG ENGINEERING



SK. Dirjen Binwasnaker Depnakertrans RI No.SKP.056/DJPPK/PJK3/VIII/2010, Tanggal 13 Agustus 2010
JADWAL PUBLIC TRAINING 2012
BOILER ,FORLIFT,HOIST CRANE,ALAT ALAT BERAT
Januari 16 s/d 20 18 s/d 20 -
Februari - 22 s/d 24 22 s/d 24
Maret - 14 s/d 16 -
April 23 s/d 27 25 s/d 27 -
Mei - 23 s/d 25 23 s/d 25
Juni - 13 s/d 15 -
Juli 16 s/d 20 18 s/d 20 -
Agustus - 29 s/d 31 29 s/d 31
September - 22 s/d 24 -
Oktober 15 s/d 19 17 s/d 19 -
November 21 s/d 23 21 s/d 23
Desember 17 s/d 21 19 s/d 21 -
Lembaga pembinaan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Training sertifikasai Operator dan Teknisi Forklift, Crane,Petugas Kebakaran, Boiler, Bejana Tekan, Teknisi Listrik, K3, P2K3 / Supervosor, Ahli K3 Umum, SMK3, Pananganan Bahan Kimia Berbahaya, Calon Petugas P3K,Juru Las ( Welder ), Industrial Hygiene, Ahli K3 Konstruksi (Ahli Muda K3 Konstruksi) Dan Teknisi Genset
  1. Dasar Penyelenggaraan Training Pesawat
Pembinaan dan pelatihan Sertifikasi Operator dan Teknisi Forklift, Crane,Petugas Kebakaran, Boiler,/Bejana Tekan,
Teknisi Listrik, K3, untuk P2K3 / Supervosor, Ahli K3 Umum, SMK3, Pananganan Bahan Kimia Berbahaya, Calon
Petugas P3K, Juru Las ( Welder ), Industrial Hygiene, Ahli K3 Konstruksi (Ahli Muda K3 Konstruksi) Dan Teknisi
Genset kerjasama Kementeriaan Tenaga Kerja RI dengan PT. Bina Prima Lestari ini diselenggarakan berdasarkan :
a. Undang – Undang No.1 tahun 1970, tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja
b. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.Per.05/Men/1985 tentang Pesawat Angkat dan Angkut
c. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per. 09/Men/VII/2010 tentang Kwalifikasi syarat – syarat wewenang
dan tanggung jawab operator Pesawat Angkat dan Angkut
Menyebutkan:
1. Bab I Pasal 3 : “ Pengusaha atau Pengurus dilarang mempekerjakan Operator dan / atau Petugas
Pesawat Angakat dan Angkut yang tidak Memiliki Lisensi K3 dan Buku Kerja”
2. Bab II Pasal 5 : “ Pesawat Angakat dan Angkut harus dioperasikan oleh Operator pesawat angkat
dan angkut yang mempunyai Lisensi K3 dan Buku Kerja sesuai jenis dan kualifikasinya”
d. Undang – Undang No. 1 tahun 1970, tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja
e. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per-04/MEN/1980, tentang Syarat-Syarat Pemasangan dan
Pemeliharaan Pemadam Api Ringan
f. Instruksi Menteri Tenaga Kerja No. Ins. 11/M/B1997, tentang Pengawasan Khusus K3 Penanggulangan
Kebakaran
g. Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. Kep-186/MEN/1999, tentang Penanggulangan Kebakaran di Tempat
Kerja
h. Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No.Per-01/Men/1988 tetang Kwalifikasi dan Syarat-syarat Operator
Pesawat Uap.
i. Keputusan Direktur Jendral Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan No. Kep-
311/BW/2002 tentang sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan kesehatan Kerja Teknisi
Listrik.
PROPOSAL PUBLIC TRAINING
SERTIFIKASI OPERATOR DAN TEKNISI
SK. Dirjen Binwasnaker Depnakertrans RI No.SKP.056/DJPPK/PJK3/VIII/2010, Tanggal 13 Agustus 2010
j. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI. No. Per.02/MEN/1980 Tentang Pemeriksaan
Kesehatan Tenaga Kerja Dalam Penyelenggaraan Keselamatan Kerja
k. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per. 02/Men/1992, tentang Tata Cara Penunjukan Kewajiban dan
Wewenang Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
l. Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan No. Kep-37/DJPPK/XI/2004 tentang
Kelengkapan dan Identitas Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
m. Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Kep-187/MEN/1999 tentang Pengendalian Bahan
Kimia Berbahaya
n. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per. 02/Men/1982, tentang Kwalifikasi Juru Las di Tempat Kerja
o. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per-01/Men/1979, tentang Kewajiban Latihan Hygiene Perusahaan
Kesehatan dan Keselamatan Kerja Bagi Para Medis Perusahaan.
p. Undang-Undang No. 18 tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi.
q. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 01/Men/1980 tentang Konstruksi Bangunan.
r. Surat Keputusan Bersama Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pekerjaan Umum No.
174/Men/1986 dan No. 104/KPTS/1986 tentang K3 pada Tempat Kegiatan Konstruksi, Beserta Pedoman
Teknisnya.
s. Keputusan Direktur Jendral Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan No.
Kep.20/DJPPK/VI/2004 tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bidang
Konstruksi Bangunan.
.Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia No: Per.04/Men/1985 tentang Pesawat Tenaga dan Produksi.
2. Tujuan Training
Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para Operator Forklift, Crane dan Boiler diharapkan
setelah lulus mempunyai kompetensi untuk mengoperasikan Forklift, Crane dan Boiler dan pada akhirnya para
operator akan lebih bertanggungjawab, berdisiplin serta memahami dan selalu menerapkan Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3) dalam melakukan setiap pekerjaannya.
  1. Metode Training
Ceramah, Diskusi dan Praktek Lapangan.
SK. Dirjen Binwasnaker Depnakertrans RI No.SKP.056/DJPPK/PJK3/VIII/2010, Tanggal 13 Agustus 2010
Materi Training PembinaanKeselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 )
1 FORLIFT
a. Kebijakan Depnaker
b. Undang – Undang No. 1 tahun 1970
c. Permenaker No. 05 tahun 1985
d. Pengetahuan dasar Forklift
e. Dasar – dasar pengukuran dan stabilitas
f. Sebab – sebab kecelakaan pada pengoperasian Forklift
g. Keselamatan kerja Forklift
h. Pengoperasian Forklift
i. Perawatan dan pengujian Forklift
j. Dasar – dasar hydraulic
k. Mamperkirakan berat beban
l. Penggerak mula.
2 CRANE
a. Kebijakan Depnaker
b. Undang – Undang no. 1 tahun 1970
c. Permenaker No. 5 tahun1985
d. Permenaker No. 1 tahun 1989
e. Sikap dan etika
f. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Crane
g. Pengenalan Keran Angkat
h. Prinsip kerja sistim kerja hydraulic
i. Prinsip kerja Keran Angkat
j. Fakto – factor yang mempengaruhi beban Keran Angkat
k. Pangukuran dan kapasitas Keran Angkat
l. Pengetahuan tali kawat baja
m. Menghitung dan memperkirakan berat barang
n. Memilih Keran Angkat untuk suatu jenis pengangkatan barang
o. Pengetahuan rigging
p. Perawatan dan pemeliharaan
3 RIGGER
a. Kebijakan dan program K3 bidang konstruksi
b. Permenaker No. 5 tahun 1985
c. Pemilihan dan penanganan peralatan sling
d. Metode kerja pengikatan dan metode pemberian aba-aba
e. Penutun praktis pada kerja sling
f. Pengetahuan tentang keran
g. Alat – alat keselamatan
SK. Dirjen Binwasnaker Depnakertrans RI No.SKP.056/DJPPK/PJK3/VIII/2010, Tanggal 13 Agustus 2010
4 ALAT – ALAT BERAT
(Exavator, Bulldozer, motor grader, beckho / wheel
loader, compactor dll)
a. Kebijakan Depnaker
b. Undang – Undang No. 1 tahun 1970
c. Permenaker No. 05 tahun 1985
d. Pengetahuan dasar Alat – alat Berat
e. Dasar – dasar pengukuran dan stabilitas
f. Sebab – sebab kecelakaan pada pengoperasian Alat – alat Berat
g. Keselamatan kerja Alat – alat Berat
h. Pengoperasian Alat – alat Berat
i. Perawatan dan pengujian Alat – alat Berat
j. Dasar – dasar hydraulic
k. Mamperkirakan berat beban
l. Penggerak mula
5 PENANGGULANGAN KEBAKARAN KELAS D / TINGKAT I ( 25 Jam Pelajaran )
a. Dasar – dasar K3 dan peraturan terkait dengan penanggulangan kebakaran
b. Dasar – dasar manajemen pangamanan kebakaran
c. Teori api dan anatomi api
d. Prinsip – prinsip pencegahan kebakaran
e. Teknik pemadaman kebakaran
f. Sistim proteksi pasif (komprehensif, dll)
g. Sistim proteksi aktif (APAR, hydrant, dll)
h. Pengetahuan prosedur menghadapi bahaya kebakaran (dasar – dasar Fire Emergency Plan)
m. Pemadaman api dengan APAR, Hydrant (praktek)
6 PENANGGULANGAN KEBAKARAN KELAS C / TINGKAT II ( 60 Jam Pelajaran )
a. Kebijakan K3
b. Undang – Undang No. 1 tahun 1970
c. Sistim manajemen K3 penanggulangan kebakaran
d. Norma – norma K3 penanggulangan kebakaran
e. Teori api dan anatomi kebakaran
f. Penyimpanan dan penanganan bahan mudah terbakar / meledak
g. Metode pengendalian proses pekerjaan / penggunaan peralatan, instalasi dan energi / panas lainnya
h. Sistim deteksi dan alarm kebakaran
i. Alat Pamadam Api Ringan ( APAR )
j. Hydrant springkler
k. Jalan lintas, koridor, tangga, helipat, tempat berkumpul
l. Instalasi alarm, APAR, hydrant, sprinhkler dll.
m. Pengorganisasian sistim tanggap darurat
n. Prosedur tanggap darurat penanggulangan kebakaran.
o. Pertolongan penderita gawat darurat
p. APAR, hydrant, penyelamatan ( praktek )
SK. Dirjen Binwasnaker Depnakertrans RI No.SKP.056/DJPPK/PJK3/VIII/2010, Tanggal 13 Agustus 2010
7 PENANGGULANGAN KEBAKARAN KELAS B / TINGKAT III ( 60 Jam Pelajaran )
a. Kebijakan dan program pengembangan pembinaan dan pengawasan K3
b. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per.05 / Men / 1996
c. Peralatan dan standar sistim proteksi kebakaran
d. Penerapan 5R di tempat kerja
e. Evaluasi potensi bahaya kebakaran
f. Penanganan benda – benda dan pekerjaan berbahaya
g. Instalasi dan penyalur petir
h. Manajemen penanganan kebakaran
i. Peraturan wajib lapor kecelakaan
j. Sistim analisa kasus kecelakaan dan kebakaran
k. Sistim pelaporan kecelakaan dan kebakaran
l. Asuransi kebakaran
m. Prilaku manusia dalam menghadapi kebakaran
n. Penyusunan buku penanganan keadaan darurat kebakaran
o. Scenario latihan penanggulangan kebakaran terapadu
p. Kunjungan tempat kerja
q. Diskusi
8 PENANGGULANGAN KEBAKARAN KELAS A / TINGKAT IV ( 60 Jam Pelajaran )
a. Deplopment program of occupational healt and safety
b. Industrial communication pattern
c. Fire risk assessment
d. Cost and benefit analysis of safety
e. Explotion protection
f. Smoke control system
g. Building contruction
h. Environmental impact of fire
i. Performance based design of fire safety
j. Fire modeling and simulation
k. Fire safety audit internal ( ISO 9000 )
l. Fire safety design & evaluation
m. Praktek ( kunjungan ke laboraturium uji api )
9 BOILER
a. Kebijakan Depnaker
b. Undang – Undang No. 1 tahun 1970
c. Undang – Undang uap tahun 1930
d. Pengetahuan bahan
e. Peninjauan konstruksi pesawat uap
f. Pemeriksaan secara mekanik
g. Perpindahan panas
h. Pengetahuan tentang bahan baker dan pembakaran
i. Analisa kecelakaan dan peledakan
j. Cara inspeksi dan reparasi pesawat uap
k. Keselamatan Kerja bidang mekanik
l. Keselamatan Kerja bidang listrik
m. Keselamatan Kerja bidang kebakaran
n. Kesehatan Kerja
SK. Dirjen Binwasnaker Depnakertrans RI No.SKP.056/DJPPK/PJK3/VIII/2010, Tanggal 13 Agustus 2010
10 K3 TEKNISI LISTRIK
a. Peraturan perundangan keselamatan dan kesehatan kerja listrik
b. Dasar – dasar keselamatan dan kesehatan kerja listrik
c. Dasar – dasar teknik instalasi listrik
d. Identifikasi bahaya listrik
e. Sistim pengaman
f. Persyaratan instalasi listrik ruang khusus
g. Sistim proteksi bahaya petir
h. Kalasifikasi pembebanan
i. Pengukuran listrik ( teori dan praktek )
j. Pertolongan pertama kecelakaan listrik
k. Evaluasi
11 K3 UNTUK ANGGOTA P2K3
a. Peraturan K3 dan P2K3
b. Dasar – dasar K3
c. Manajemen K3 dalam menunjang aktifitas P2K3
d. Peningkatan Keselamatan dari Fasilitas
e. Menyusun dan menetapkan petunjuk operasi
f. Keselamatan dan Kesehatan Kerja
g. Prinsip – prinsip Kesehatan Kerja
h. Audit Keselamatan dan kesehatan Kerja
i. Peningkatan kesadaran tenaga kerja tentang K3 dan pendidikan K3
j. Persiapan plant audit dan audit lapangan
k. Simulasi siding K3
l. Presentase hasil sidang
m. Penyusunan hasil siding
n. Pembuatan rekomendasi
12 AHLI K3 UMUM
a. Kebijakan K3
b. Dasar – dasar K3
c. Manajemen K3 / SMK3
d. Sebab – sebak kecelakaan
e. Laporan dan analisa keselakaan
f. Audit dan analisa kecelakaan
g. Statistic kecelakaan
h. P2K3
i. Undang – Undang no. 1 tahun 1970
j. Keselamatan kerja listrik
k. Penanggulangan kebakaran
l. Keselamatan kerja mekanik dan konstruksi bangunan
m. Keselamatan kerja pesawat uap dan bejana tekan
n. Kesehatan dan lingkungan kerja
o. Plant visit
SK. Dirjen Binwasnaker Depnakertrans RI No.SKP.056/DJPPK/PJK3/VIII/2010, Tanggal 13 Agustus 2010
13 SMK3
a. Undang – Undang no 1 tahun 1970
b. Metode peningkatan aktifitas P2K3
c. Kesehatan lingkungan kerja
d. Peningkatan dan lingkungan kerja
e. Peningkatan keselamatan dari fasilitas
f. Peningkatan pelaksanaan K3 pada perusahaan
g. Penyusunan petunjuk operasi K3
h. Audit K3 / SMK3
i. Metode peningkatan kesadaran dan keterlibatan pekerja pada pelaksanaan K3
j. Laporan dan analisa kecelakaan
14 PENANGANAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA
a. Undang – undang no. 1 tahun 1970
b. Pengetahuan bahan kimia
c. Peraturan pestisida & peraturan bahan kimia berbahaya
d. Peraturan Kesehatan Tenaga Kerja
e. Peraturan lingkungan kerja dan APD.
f. Penanganan dan penyimpangan bahan kimia & tiksokologi
g. Pengolahan limbah dan & prosedur kerja di tempat kerja tertentu
h. Jenis – jenis resiko dan penilaian resikobahan kimia
i. Prinsip – prinsip teknik pengendalian pemaparan bahan kimia
j. Monitoring pengukuran dan evakuasi pemaparan bahan kimia
k. Pengawasan dan audit bahan kimia
l. Pertolongan pertama pada kecelakaan dan penyakit akibat kerja
m. Praktek lapangan / ispeksi & seminar / presentasi
15 CALON PETUGAS P3K
a. Peraturan perundangan P3K di tempat kerja
b. Dasar – dasar P3K
c. Pedoman penyediaan fasilitas P3K di tempat kerja
d. Anatomi dan fisiologi manusia
e. Bahaya dan penanganan terhadap kejang, tekanan suhu lingkungan dan bahan kimia
f. Gangguan local ( luka, pendarahan, luka bakar, patah tulang ) dan praktek
g. Evakuasi korban dan praktek
h. P3K keadaan tertentu (di ruangan terbatas dan tertutup / confine space dan cidera akibat sengatan listrik)
i. Gangguan kesadaran, pernafasan, peredaran darah dan praktek
j. Resolusi jantung, paru – paru dan praktek
k. Evaluasi
SK. Dirjen Binwasnaker Depnakertrans RI No.SKP.056/DJPPK/PJK3/VIII/2010, Tanggal 13 Agustus 2010
16 JURU LAS
a. Kebijakan Depnaker
b. Undang – Undang No. 1 tahun 1970
c. Dasar – dasar K3
d. Inspeksi Las
e. Metalurgi Las
f. Teknologi Las
g. Membaca gambar konstruksi Las
h. Kuallifikasi pengelasan
i. Non destructive test ( NDT )
j. Destructive test
k. Standar desain, fabrikasi, konstruksi dan inspeksi
l. Praktek
17 INDUSTRIAL HYGIENE
a. Kebijakan Depnaker
b. Sanitasi lingkungan
1. Sanitasi air minum
2. Sanitasi sampah
c. Hygiene perusahaan
1. Pengenalan lingkungan
2. Penilaian lingkungan
3. Pengendalian lingkungan
4. Faktor lingkungan kerja
d. Bahan kimia berbahaya
e. Ergonomic
f. Alat pelindung diri ( APD )
18 SUPERVISORY
a. Kebijakan K3
b. Dasar – dasar K3
c. Manajemen K3 / SMK3
d. Sebab – sebab kecelakaan
e. Undang – Undang no. 1 tahun 1970
f. Keselamatan kerja listrik
g. Penanggulangan kebakaran
h. Keselamatan kerja mekanik
i. Keselamatan kerja pesawat uap dan bejana tekan
j. Kesehatan lingkungan kerja
k. Plant visit
SK. Dirjen Binwasnaker Depnakertrans RI No.SKP.056/DJPPK/PJK3/VIII/2010, Tanggal 13 Agustus 2010
19. AHLI K3 KONSTRUKSI
b. Kebijakan dan program K3 bidang konstruksi
c. Undang – Undang No. 1 tahun 1970
d. Permenaker No. 1 tahun 1980
e. SKB No. 174 / Men / 1986
No. 104 / Kpts / 1986
f. Peraturan pelaksana terkait
g. Pengawasan K3 konstruksi bangunan
h. Perencanaan anggaran K3
i. Pemeriksaan dan pengujian bangunan
j. Manajemen konstruksi
k. Mechanical dan electrical
l. Perlindungan Jamsostek
m. Kesehatan lingkunan kerja
n. Alat angkat dan angkut
o. Perancah dan tenaga
p. Pengenalan SMK3
q. Plant visit / kunjungan proyek
l. Diskusi dan evaluasi
SK. Dirjen Binwasnaker Depnakertrans RI No.SKP.056/DJPPK/PJK3/VIII/2010, Tanggal 13 Agustus 2010
20. Biaya Training Operator
Regular
No. Jenis Pelatihan Biaya Training Operator / Peserta
1.Forklift:
Kelas I (>15 Ton)
Kelas II (<15 Ton)
Rp. 1.800,000 (Satujuta delapan ratus ribu)
2.Crane:
Kelas I (> 100 Ton)
Kelas II (25 s/d 100 Ton)
Kelas II (<25 Ton)
Rp. 2.500.000- (Duajuta limaratus
Rp. 1.900.000.- ( Satu juta srmbilan ratus
Rp. 1.800.000.- (Satujuta delapan ratus
3. Rigger Rp. 2000,000 ( dua juta)
4. Alat – Alat Berat Rp. 3.000,000- (tigajuta)
5. Petugas Kebakaran Kelas D Rp. 2.500,00.- (Duajuta limaratus
6.Mobile Crane
Rp. 2.500.000.- (Duajuta lima ratus)
7.BOILER
Kelas I (_10 Ton)
Kelas II (_10 Ton)
Rp. 3.250,000
Rp. 3,000.000
7. SMK3
Rp. 2,000,000- (
8.K3 untuk P2K3/Supervisor
Rp. 3000,000
9. Ahli K3 Umum Rp. 10,000,0000
10.Penanganan Bahan Kimia
Rp. 2.750,000
11.Calon Petugas P3K
Rp. 2000,000
12.Juru Las(Welder)
Rp. 9000,000
13.Industrial Hygiene
Rp. 3,500,000
14.Ahli K3Kontruksi (Ahli Muda K3Kontruksi)
Rp. 16,000.000
15.Teknisi Genset / Listrik
Rp. 4.000.000
16.Supervisory
Rp. 3800.000
17.Perpanjangan SIO
Rp. 1,250,000
SK. Dirjen Binwasnaker Depnakertrans RI No.SKP.056/DJPPK/PJK3/VIII/2010, Tanggal 13 Agustus 2010
21. Biaya Training TeknisiRegular Jenis Pelatihan Biaya Training Teknisi / Peserta
Teknisi Forklift:
Kelas I (> 15 Ton)
Kelas II (_ 15 Ton)
Rp. 3000.000.-
Teknisi Crane:
Kelas III (Kurang 25 Ton)
Rp. 3.500.000
Teknisi Boiler:
Kelas I ( > 10 Ton)
Kelas II ( _ 10 Ton)
Rp.4.000.000
Rp. 4,000,000
Teknisi BejanaTekan/Konpressor
Rp. 3,000,000.-)
Teknisi Listrik
Rp. 4,00.000
Teknisi Genset
Rp.3,000,000- (
Biaya tersebut belum termasuk PPN (10%)
b. Lain-lain
a. Sebagai persyaratan administari peserta menyerahkan foto copy identitas diri/ biodata, pas photo
ukuran : 4 x6 dan 2 x 3 masing-masing 3 lembar serta fotocopy ijazah terakhir.
b. SIO dan Sertifikat diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan
Ketenagakerjaan, Kementeriaan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia.
c. Contact Person
Antyo pambudi : 0821 249 88 268
SK. Dirjen Binwasnaker Depnakertrans RI No.SKP.056/DJPPK/PJK3/VIII/2010, Tanggal 13 Agustus 2010
PERPANJANGAN SIO
Pengurusan Surat Ijin Operator/surat penunjukan bagi karyawan yangtelah habis masa berlakunya.
  1. Dasar Undang – Undang
a. Undang – Undang No.1 tahun 1970, tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja
b. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.Per.05/Men/1985 tentang Pesawat Angkat dan Angkut
c. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per. 09/Men/VII/2010 tentang Kwalifikasi syarat – syarat wewenang
dan tanggung jawab operator Pesawat Angkat dan Angkut
Menyebutkan:
3. Segi Perusahaan Pasal 3 : “ Pengusaha atau Pengurus di Larang mempekerjakan Operator / Petugas
Pesawat Angakat dan Angkut yang tidak Memiliki Lisensi K3 dan Buku Kerja”
4. Segi Operator Pasal 5 ayat 1 : “ Pesawat Angakat dan Angkut harus dioperasikan oleh Operator
tersebut yang mempunyai Lisensi K3 dan Buku Kerja sesuai jenis dan kualifikasinya”
b. Tujuan
Untuk memperpanjang masa berlaku SIO Operator sehingga akan berlaku hingga satu periode ke depan.
c. Biaya
Biaya Perpanjangan SIO Operator Forklift, Boiler & hoist crane Sebesar Rp. 1250,000- / peserta
Biaya tersebut belum termasuk PPN 10 %
d. Persyaratan
1. Menyerahkan Lisensi K3/SIO lama yang asli
2. Foto copy Sertifikat kompetensi sesuai dengan jenis dan kualifikasinya
3. Buku Kerja asli yang telah diperiksa oleh atasannya
4. Foto ukuran 2x3 2 Lembar.
e. Contact Person
Antyo pambudi. 0821 249 88 268
PERPANJANGAN SIO
SK. Dirjen Binwasnaker Depnakertrans RI No.SKP.056/DJPPK/PJK3/VIII/2010, Tanggal 13 Agustus 2010